Portal Berita dan Informasi Mahasiswa BSI | Persma BSI logo

Anjari Umarjianto – Banyak Anak Banyak Rezeki

By Anjari Umarjianto on Tuesday, 29th December 2009 Anjari Umarjianto – Banyak Anak Banyak Rezeki thumbnail

diantara kegiatan hari libur itu, kondangan. dua malam yang lalu saya memenuhi undangan tetangga yang sedang melaksanakan aqiqah bagi putrinya. ada yang menarik dari hikmah aqiqah yang disampaiakan oleh seorang habib muda. ini bukan karena habibnya, karena memang saya tidak punya rasa fanatik terhadap golongan manusia tertentu. salah satu tausiahnya yang menarik perhatian saya ketika mengungkapkan banyak anak banyak rezeki.

ini buat yang masih muda-muda. segeralah menikah. jangan takut. karena menikah itu bikin kaya. dan salah satu tujuan menikah itu adalah keturunan. maka jangan ragu perbanyaklah keturunan, karena kita tidak tahu dari mana pintu rezeki allah itu diturunkan. kalau sekarang sudah beranak 2 tetapi hidup masih seret, tambah 1 lagi. siapa tahu anak ke-3 membawa rezeki lebih. kalau sudah tambah anak menjadi 4 belum juga lancar, tambah 1 lagi. insya allah!. ya kalau sampai 5 juga masih seret, mungkin perlu dipertimbangkan tambah bini. **halah**

ya kira-kira begitu katanya. dengan gaya betawi yang kental memberi hikmah aqiqah. tentu saja diselingi dengan humor segarnya. kalau menyangkut tambah bini, saya tidak tahu  apakah itu becanda atau serius. untuk lebih meyakinkan, sang habib bercerita tentang salah satu santri-nya. konon, ketika masih mempunyai anak 3, santrinya itu hidupnya pas-pasan saja dengan membuka warung rokok di pinggir jalan. namun setelah kelahiran anak ke-4 seakan rezekinya sangat lancar. terkhir bertemu dengan habib, si murid sedang menggarap proyek senilai 65 milyar.

benar tidaknya cerita itu, tentu bukan menjadi hal yang substansi. banyaknya banyolan, humor dan selingan diantara  tausiah yang disampaikan habib muda itu, ada hikmah yang dapat diambil. pertama, keberanian menikah. tak sedikit manusia dewasa yang masih ragu menikah, tatkala banyak anak muda dengan berani mengambil sikap menikah muda. tak terhitung orang yang takut membuat komitmen, mengikatkan janji dengan pasangannya dalam ikatan suci pernikahan. tentu banyak pula hal yang dipertimbangkan. dan mayoritas mengatakan belum siap. pertanyaannya kapan siapnya? saya pernah memposting kawinlah selagi muda yang menceritakan keberanian yunior-yunior saya menikah disaat umurnya masih belia.

hikmah kedua, jangan takut miskin karena banyak anak. saya sengaja membalik makna yang terkandung dari ungkapan klasik populer, banyak anak banyak rezeki. banyak orang ragu menambah keturunan karena takut tak mampu menafkahi. apalagi di zaman serba susah serba mahal seperti sekarang ini, begitu kilahnya. dalam batin saya bertanya, kapan orang tidak bilang, zaman tidak susah. semua orang bilang zaman lagi susah. dan setiap zaman, orang pasti bilang “lagi zaman susah”.

teringat kata-kata yang sering saya dan istri dengar melihat kami mempunyai empat putri. banyak kawan yang bilang, “wah kejar setoran ya?”. saya menjawab,“alhamdulillah”. namun ada tak sedikit yang bilang,”subhanallah, antum beruntung sekali akhi!. ana kalah”. lagi-lagi saya bilang,“alhamdulillah”. ada lagi yang ngomong,” ihhh, banyak amat sih. bagi-bagi dong!” begitu katanya sambil nyubit satu persatu pipi putri saya yang memang menggemaskan. dan yang paling bikin nggondok kalau ada yang bilang,”wah masih penasaran ya. belum dapat anak cowok?“. tapi tetap saja saya berusaha menjawab,” alhamdulillah” sambil membatin, memangnya mampu kita memilih, anak laki atau anak perempuan. saya kok termasuk orang berfaham bahwa jenis kelamin anak kita bukan wilayah manusia untuk menentukan.

dalam konteks banyak anak banyak rezeki, mungkin ada yang bertanya apakah saya termasuk orang kaya dengan empat anak perempuan itu. apakah rezekinya sangat lancar. apakah termasuk keluarga yang berkecukupan. sebelum saudara tanya, lebih baik batalkan niat itu. karena saya tentu akan menjawab,“alhamdulillah”. itu belum tentu berarti saya mengiyakan atau menolak. karena saya juga belum pernah mendengar, ketika ditanya apakah seseorang termasuk orang kaya, kemudian orang itu dengan sangat percaya diri mengatakan bahwa dia orang yang kaya. kecuali memang orang itu manusia yang super duper percaya diri berlebihan. atau sombong malah!.

saya hanya mau katakan, selalu ada kemudahan. selalu ada momentum dimana semuanya menjadi lebih mudah dan lebih indah setiap kali putri saya lahir. sesuatu yang kadang terlihat seperti kebetulan. atau ketidaksengajaan jika dinilai dari akal logika manusia. saya tentu jauuuuuuhhhhhh sekali dikatakan sebagai keluarga kaya diukur dari kelayakan hidup orang jakarta atau kota besar lainnya di indonesia bahkan di dunia. tetapi harus disyukuri saya juga tidak termasuk penerima raskin, jamkesmas, bantuan langsung tunai bahkan fakir miskin dan anak terlantar yang harus dipelihara negara.

saya termasuk yang percaya pada falsafah banyak anak banyak rezeki. tetapi ini berlaku jika variabel bersifat konstan, semua berjalan sebagaimana mestinya. tidak ada unsur pemiskinan, jauh dari sikap kufur nikmat dan khianat terhadap anugerah sang pencipta. karena faktanya banyak orang semakin miskin dengan anaknya yang bejibun. tetapi tak sedikit juga orang kaya yang semakin makmur karena banyak anak juga. mungkin ini berlaku sebaliknya, banyak rezeki banyak anak. saya menyadari banyak yang tak sepakat. tetapi hakekatnya ini bukan untuk diperdebatkan, tetapi dimaknai dengan nurani yang sehat sebagai anugerah yang penuh nikmat.

(anjari umarjianto, http://anjari.blogdetik.com)

  • Share/Bookmark

Tags: , , ,


READERS COMMENTS (0)

RELATED NEWS

  • No Related Post

LATEST HEADLINES

Cara Pembayaran Kuliah STMIK Nusa Mandiri (NURI) thumbnail

Cara Pembayaran Kuliah STMIK Nusa Mandiri (NURI)

Cara pembayaran kuliah STMIK Nusa Mandiri melalui ATM Bank Mandiri berubah, perubahan terjadi pada Kode Institusi dan NIM Mahasiswa.
KREMASI 4 : Kreasi Senat Mahasiswa KramBa thumbnail

KREMASI 4 : Kreasi Senat Mahasiswa KramBa

KREMASI “Kreasi Mahasiswa BSI” adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Kramba (Kramat-salemba) sejak tahun 2005
Get On top Climbing Competition Java Island thumbnail

Get On top Climbing Competition Java Island

Bertepatan dengan hari jadi BSI yang ke 22th, Calandra berkesempatan untuk menyelenggarakan acara kompetisi panjat tebing yang sudah lama dinanti oleh para climber muda.
Dapatkan Segera Majalah Inspirasi Edisi Juni 2010 thumbnail

Dapatkan Segera Majalah Inspirasi Edisi Juni 2010

Di edisi kali Inspirasi tampil beda, karena kami mengundang sobat semua untuk bergabung di Lembaga Pers Mahasiswa. Dengan mengirim formulir pendaftaran yang ada di majalah inspirasi edisi Juni 2010 ke sekretariat kami.
BSI Career Fair Jakarta 2010 thumbnail

BSI Career Fair Jakarta 2010

Dengan mengusung Tema bertajuk “Solusi Cerdas menyongsong Karier Gemilang” BSI Career Fair merupakan media tepat sebagai pusat pasar kerja bagi pemberi kerja dan Pencari kerja.
Sejuta Aksi untuk Palestina thumbnail

Sejuta Aksi untuk Palestina

1 juni 2010 ratusan mahasiswa yang tergabung dalam forum silaturahmi lembaga dakwah kampus atau FSLDK se-Jabodetabek menggelar aksi damai guna mengutuk serangan keji oleh tentara israel