Aturan dalam menentukan Network ID dan Broadcast ID ini sangatlah penting, karena dalam materi CCNA aturan ini akan selalu dipakai. Jadi harus di ingat terus, dengan Network ID dan Broadcast ID nanti kita dapat mengetahui valid host yang dapat di pakai oleh user, kita juga dapat mengetahui First IP dan Last IP dari sebuah Network. First IP dan Last IP nanti akan sangat berguna pada saat konfigurasi Routing Protokol.
1. Aturan dalam Network ID (NID)
Salah satu fungsi Router adalah menggabungkan 2 atau lebih network ID, Network ID ( Identitas Jaringan) adalah sebuah alamat (network prefix) yang dijadikan sebagai identitas dari suatu jaringan. Yang sering menjadi masalah tentunya dalam menentukan Network ID tersebut. Permasalahan ini sering ditemukan pada saat melakukan konfigurasi Routing. Baik itu static routing maupun pada dynamic routing. Dimana pada perintah static routing maupun dynamic routing diharuskan menyebutkan Network ID (Network Prefix).
Berikut ini adalah aturan untuk menentukan Network ID:
1. Jika bit Subnet Mask= 1 (satu), maka bit dari Network ID disamakan dengan bit dari IP
2. Jika bit Subnet Mask= 0 (nol), maka bit dari Network ID dijadikan 0 (nol)
Contoh:
IP = 192.168.1.10/24
Untuk menentukan Network ID, kita harus tau Subnet Mask baru. Uraikan IP tersebut dalam bilangan binner.
IP = 11000000 . 10101000 . 00000001 . 00001010
Subnet Mask = 11111111 . 11111111 . 11111111. . 00000000
______________________________________________
Network ID = 11000000. 10101000 . 00000001 . 00000000
= 192 . 168 . 1 . 0
2. Aturan Broadcast ID (BID)
Berikut ini adalah aturan untuk menentukan Broadcast ID:
1. Jika bit Subnet Mask= 1 (satu), maka bit dari Network ID disamakan dengan bit dari IP
2. Jika bit Subnet Mask= 0 (nol), maka bit dari Network ID dijadikan 1 (satu)
Contoh:
IP = 192.168.1.10/24
Untuk menentukan Network ID, kita harus tau Subnet Mask baru. Uraikan IP tersebut dalam bilangan binner.
IP = 11000000 . 10101000 . 00000001 . 00001010
Subnet Mask = 11111111 . 11111111 . 11111111. . 00000000
______________________________________________
Network ID = 11000000. 10101000 . 00000001 . 11111111
= 192 . 168 . 1 . 255
(Danang)
Kali ini kita akan membuat sebuah aplikasi sederhana pemanfaatan Radio Button pada NetBeans pada pemrograman Java. Radio Button biasanya digunakan untuk pemilihan sebuah option baik boleh memilih salah satu atau lebih dari satu pilihan. Berikut ini adalah contoh penggunaan radio button dengan kondisi harus pilih salah satu.
Buatlah design seperti di bawah ini

Rubah model Properties pada Combo Box Kode dengan -Pilih-, ANG, BRG, BLT
Hilangkan text properties untuk label Nama Olahraga, Biaya Pendaftaran, Biaya Bulanan, Biaya Admin, Total. Kemudian rubah Variable Name dari masing-masing label tersebut.
Ketentuan Program
Kode | Nama | Pendaftaran | Biaya/Bln
ANG | Anggar | 150000 | 300000
BRG | Berenang | 100000 | 250000
BLT | Bulutangkis| 500000 | 200000
Untuk pembuatan Radio Button
1. Klik Button Group
2. Ganti variable name: btngrplama
3. Tambahkan Radio Button
- Cash : Rubah Veriable Name menjadi jrbtncash dan Post Creation Code diisi btngrplama.add(jrbtncash);
- CR/DC : Rubah Veriable Name menjadi jrbtncr dan Post Creation Code diisi btngrplama.add(jrbtncr);
Coding Combo Box Kode
private void jcbokodeActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
if (jcbokode.getSelectedItem ().equals (“ANG”)){
jtxtnama.setText(“Anggar”);
jtxtdaftar.setText(“150000″);
jtxtbulan.setText(“300000″);
}
else if (jcbokode.getSelectedItem ().equals (“BRG”)){
jtxtnama.setText(“Berenang”);
jtxtdaftar.setText(“100000″);
jtxtbulan.setText(“250000″);
}
else if (jcbokode.getSelectedItem ().equals (“BLT”)){
jtxtnama.setText(“Bulutangkis”);
jtxtdaftar.setText(“500000″);
jtxtbulan.setText(“200000″);
}
}
Coding Radio Button Cash
private void jrbtncashActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
if (jrbtncash.isSelected()){
jtxtadmin.setText(“0″);
int a=Integer.parseInt(jtxtdaftar.getText());
int b=Integer.parseInt(jtxtbulan.getText());
int c=Integer.parseInt(jtxtadmin.getText());
int hasil=a+b+c;
jtxttotal.setText(Integer.toString(hasil));
}
}
Coding Radio Button CR/DC
private void jrbtncrActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
if (jrbtncr.isSelected()){
jtxtadmin.setText(“10000″);
int a=Integer.parseInt(jtxtdaftar.getText());
int b=Integer.parseInt(jtxtbulan.getText());
int c=Integer.parseInt(jtxtadmin.getText());
int hasil=a+b+c;
jtxttotal.setText(Integer.toString(hasil));
}
}
Coding Button Bersih
private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jcbokode.setSelectedIndex(0);
jtxtnama.setText(“”);
jtxtdaftar.setText(“”);
jtxtbulan.setText(“”);
btngrplama.clearSelection();
jtxtadmin.setText(“”);
jtxttotal.setText(“”);
}
Coding Button Keluar
private void jButton2ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
dispose();
}
Jalankan program dengan tekan Shift+F6
(Danang)
![]() |